Tags

, , , , ,


8 - CopyBismillahiramanir rahmi

Katakan Wahai masa depan, engkau masih dalam kegaiban. Maka, aku tidak

akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah

dugaan. Aku pun tak bakal memburu sesuatu yang belum tentu ada, karena

esok hari mungkin tak ada sesuatu. Esok hari adalah sesuatu yang belum

diciptakan dan tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan. Kehidupan yang “bahagia adalah hari ini karena hari ini adalah milikku”

jangan menoleh kebelakang lalu merenungkan, memikirkanya, atau bahkan mengupas masa lalu, semua itu hanya menghabiskan energy, fikirkan hari ini adalah karya yang terbaik untukmu, jika bekerja selayaknya loyal, dedikasi yg tinggi, larut dalam kesibukan yg dapat mensukseskan perusahaan yg didalamnya terdapat manusia2 yang punya tujuan bermaslahat kepada sesame. Barakallahu fikum.

Katakana Hari ini adalah hidupku, dan hanya akan hidup hari ini belum tentu besok, maka hanya yang baik2 saja yang akan kukatakan, membuat karya yang terbaik supaya banyak orang dapat merasakanya, menjadi figure yang cemerlang diantara mereka,

Melakuakan ketaatan pda Rabb dengan sebaik2nya, sesempurna mungkin sholat kita, membekali diri dengan sholat2 sunah, mengkaji Al Quran dan membuat catatan hal2 yang bermanfaat. Membuang ranting2 yg berduri di hati kita, sifat ujub, takabur, riya’, buruk sangka, gibah dan fitnah. Lalu langkahkan kaki untuk menyentuh memandang, mengulurkan tangan, tebarkan senyuman ikhlas, untuk itu jika kepergianmu akan membawa kerinduan cinta mereka terhadapmu, aroma kebajikanmu, indahnya aklakmu.

Maka yang telah dilakukan hari ini adalah refleksi masa depan. Besok adalah bagian masa yang dinantikan jika dia datang menyapamu.

Allah menunggu orang2 yang mempersiapkan dirinya dengan baik, melakukan semaksimal mungkin upayamu, karena semua sikap itu adalah doa yang terijabah, amin Yaa Rabbal alamin

{Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang)nya.}

(QS. An-Nahl: 1)

Advertisements