Tags

, , ,


بِسْمِ اللَّهِ ٱلرَّحْمـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Aku tak tahu bilakah hidupku ini akan berakhir. Kematian adalah bukan akhir segalanya dan akan menjemput  bagi setiap manusia juga dunia seisinya ini. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku ini. Hatiku tersangat rapuh untuk terus meniti ke jalan-Mu. Seringkali aku tersasar, dan terhempas. Solat 5 waktuku, puasaku, zikirku, aku rasakan masih belum cukup untuk menjadi bekalan ke SyurgaMu ya Allah. Tak ingin kusia-siakan kesempatan yang masih ada ini, kepada Mu aku serahkan hidup dan matiku, ibadahku puasaku dzikirku.

Yaa Rabbi

Ramadhan bulan maghfirah bulan penuh ampunan bagi hambanya yang ingin benar2 membersihkan diri, sungguh bulan yang istimewa yang setiap doa hambanya akan dikabulkan, Subhanallah

read more

Al-Qusyairi berkata dalam kitabnya “Risalah Qusyairiah”: taubat yang pertama adalah: bangunnya hati dari kelalaian, serta sang hamba melihat keadaan yang buruk akibat dosa yang ia lakukan. Dan itu akan mendorongnya untuk mengikuti dorongan hati nuraninya agar tidak melanggar perintah Allah SWT. Kerana dalam khabar disebutkan: “penasihat dari Allah SWT terdapat dalam hati setiap orang muslim”. (Riwayatkan Ahmad dari An Nuwas bin Sam’an).

Taubatan nasuha

Taubat dari segala kesalahan tidaklah membuat seorang terhina di hadapan Tuhannya. Hal itu justru akan menambah kecintaan dan kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya karena sesungguhnya Allah sangat mencintai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri. Sebagaimana firmanya dalam surat Al-Baqarah: ayat 222, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”

QS. Yusuf; 87

“Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, kecuali kaum kafir.” ( QS:Yusuf:87)

“Ya Tuhan Kami, Kami telah Menganiaya diri Kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni Kami dan memberi rahmat kepada Kami, niscaya pastilah Kami Termasuk orang-orang yang merugi.”
(Surah Al A’raaf :23)

“Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku dengan kezaliman yang banyak. Tiada
sesiapa yang dapat mengampunkan dosa-dosa melainkan Engkau, maka ampunilah
bagiku dengan ampunan Mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau maha pengampun
lagi maha penyayang.” (Bukhari 6181 dan Muslim 6819).

Advertisements