Tags

, , ,


 

Lagu Tamba Ati (Sunan Bonang)

Tamba ati iku limo warnane,
Maca Qur’an angen-angen sak maknane,
Kaping pindho shalat sunah lakonona,
Kaping telu wong kang saleh kancanana,
Kaping papat kudu wetheng ingkang luwe,
Kaping lima dzikir wengi ingkang suwe,
Sopo wongé bisa ngelakoni, Insya Allah Gusti Allah nyemba dani.
Artinya adalah :
Obat sakit ( hati ) itu ada lima jenisnya.
Pertama membaca Al-Qur’an dengan artinya,
Kedua mengerjakan shalat malam ( sunnah Tahajjud ),
Ketiga sering bersahabat dengan orang saleh ( berilmu ),
Keempat harus sering berprihatin ( berpuasa ),
Kelima sering berdzikir mengingat Allah di waktu malam,
Siapa saja mampu mengerjakannya, Insya Allah Tuhan Allah mengabulkan.

mari kita lihat apa sebenarnya yang terkandung didlam pesan lagu tersebut diatas.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“ Sesunguhnya Allah berfirman : Barang siapa yang memerangi wali-ku, maka sungguh Aku telah mengumumkan perang kepadanya. Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu amalan yang lebih Aku cintai dari pada amalan-amalan yang telah Aku wajibkan baginya. Dan hamba-Ku akan senantiasa mendekatkan dirinya kepada-Ku hingga Aku mencintainya. Dan apabila Aku telah mencintainya, maka Aku adalah pendengarannya yang dengannya dia mendengar, dan Aku adalah penglihatannya yang dengannya dia melihat, dan Aku adalah tangannya yang dengannya dia meraih sesuatu dan kakinya yang dengannya dia melangkah. Dan apabila dia meminta kepadaku maka sungguh Aku akan mengabulkannya, dan apabila dia meminta perlindungan kepadaku, maka sungguh Aku akan memberinya perlindungan. Dan tidaklah Aku bimbang akan sesuatu terhadap sesuatu, Akulah Pelakunya, sebagaimana kebimbangan-Ku akan jiwa seorang mukmin yang tidak menyukai kematian sedangkan Aku tidak menyukai perbuatan buruknya “ (Diriwayatkan oleh al-Bukhari didalam Kitab ar-Riqaaq, bab. At-Tawadhu’)
Seorang yang mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah-ibadah sunnah : Adalah seorang yang menunaikan ibadah-ibadah fardhu yang Allah ta’ala wajibkan bagi dirinya, seperti shalat, zakat, puasa membaca al Quran, berdzikir,
Dan pada hadits diatas menunjukkan keagungan derajat ibadah shalat, dimana dengan ibadah shalat tersebut akan mendatangkan kecintaan Allah terhadap seorang hamba yang mendekatkan dirinya kepada Allah dengan menunaikan shalat. Dan itu disebabkan ibadah shalat adalah tempat yang pas untuk bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah. Dan tidak ada perantara lagi antara seorang hamba dan Rabb-nya dalam pengerjaan shalat, dan tidak ada sesuatu yang akan disenangi oleh seorang hamba daripada ibadah shalat. Oleh karena itu dalam sebuah hadits dinyatakan :
“ Dan Aku telah menjadikan ibadah shalat sebagai qurrah al-‘ain – kesayangan – bagi hamba-Ku “ (Shahih al-Jami’ ash-Shaghir no. 3124).
Dan barang siapa yang menjadikan sesuatu sebagai kesayangannya, maka dia akan selalu berharap agar sesuatu itu tidak terpisahkan darinya dan tidak akan beralih keluar darinya karena disanalah hamba tersebut akan mendapatkan kenikmatannya dan dengan itupula kehidupan hamba tersebut akan menjadi indah. Dan hal seperti itu hanya akan dapat dicapai oleh seorang hamba dengan kesabaran atas segala macam rintangan, karena sesungguhnya yang menitinya akan dihadapkan dengan segala rintangan dan kebosanan.

semoga bermanfaat

Advertisements